Pemerintah Provinsi Bali Pastikan Bantu 500 Turis Asal Rusia

Home / Berita / Pemerintah Provinsi Bali Pastikan Bantu 500 Turis Asal Rusia
Pemerintah Provinsi Bali Pastikan Bantu 500 Turis Asal Rusia Suasana Bandara I Gusti Ngurah Rai. (Foto: Imadudin M/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESBALI, DENPASARPemerintah Provinsi Bali langsung melakukan upaya cepat untuk membantu ratusan turis asal Rusia yang kesulitan mengakses jalanan saat hendak menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (26/3/2020).

Dalam surat yang telah beredar, dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta. Sebanyak 500 Turis asal Rusia kesulitan mengakses kendaraan menuju bandara.

Kedutaan Rusia meminta kepada Gubernur Bali agar akses jasa transportasi diberi izin beroperasi. Ada sekitar 500 penumpang yang akan terbang dari Bandara Ngurah Rai, dengan rute Denpasar-Moskow. Sebagian besar penumpang turis asal Rusia.

"Sebagai Duta Besar Rusia untuk Indonesia saya menyampaikan permintaan sebesar-besarnya agar sudilah kiranya Yang Mulia berkenan memberi arahan kepada petugas keamanan, Polda, dan jasa transportasi, untuk memberi sinyal hijau atau izin untuk berangkat ke bandara bagi penumpang yang menunjukkan tiket pesawat flight SU 6296 Rossiya," isi surat dari kedutaan Rusia untuk Indonesia, Kamis (26/3/2020).

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardha Sukawati membenarkan adanya surat dari kedutaan Rusia tersebut. Cok Ace pun langsung melakukan koordinasi dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) agar turis-turis tersebut diberi akses menuju bandara.

"Saya yang terima dan sedang kami berikan tempat tinggalnya melalui teman-teman anggota PHRI. Hal yang sama juga kami lakukan agar wisawatan yang ke airport tidak ada halangan di jalan," kata dia.

Ia juga berharap PHRI agar membantu akses jalan bagi turis lain yang hendak ke bandara. Ia berharap apabila ada tamu yang berangkat bukan saja malam ini agar teman-teman PHRI membantu dan bila diperlukan surat keterangan dari hotel tempat tinggal mereka juga agar dibantu.

Selain itu, berdasarkan catatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ada 171 lalu lintas penerbangan di Ngurah Rai per Kamis (26/3/2020). Ada juga 83 rute penerbangan domestik dan 88 penerbangan internasional.

Wakil Gubernur Bali juga menyampaikan pihaknya memastikan bahwa Bali tidak dalam posisi tertutup. Jadi bagi turis atau warga yang baru saja tiba di Bali, bisa mengakses hotel. Namun, tentu harus melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat di Bandara. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com