Menko PMK RI Apresiasi Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Indonesia-Kamboja

Home / Berita / Menko PMK RI Apresiasi Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Indonesia-Kamboja
Menko PMK RI Apresiasi Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Indonesia-Kamboja Menko PMK RI Puan Maharani pada acara perhelatan akbar Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja yang digelar di Gedung Chaktomuk Theatre, Phnom Penh, Rabu (13/2). (FOTO: Humas Kemenko RI for TIMES Indonesia)

TIMESBALI, JAKARTA – Mengawali hari pertama kunjungan kerjanya di Phnom Penh, Kamboja, Menko PMK RI  (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) Puan Maharani, diundang menjadi tamu kehormatan oleh Pemerintah Kerajaan Kamboja khususnya Raja Norodom Sihamoni untuk mewakili Pemerintah Indonesia pada perhelatan akbar Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja. Acara ini digelar di Gedung Chaktomuk Theatre, Phnom Penh. 
 
Pada kesempatan tersebut, Menko Puan menyampaikan apresiasi dan mendukung sepenuhnya hubungan Indonesia-Kamboja yang telah terbina selama 60 tahun. 

Menko Puan berharap hubungan kedua negara ini dapat terus berkembang dalam suasana persahabatan, saling percaya, dan saling menghormati, terutama pada masa King Father Norodom Sihanouk hingga saat ini. 

Dikesempatan ini Menko Puan juga memberikan ucapan selamat atas pengembangan Taman Arkeologi Angkor sebagai warisan dunia dan tujuan wisata terkemuka serta mengapresiasi pengakuan Bantuan Teknis Indonesia untuk Safe Guarding Angkor (ITASA) melalui pendirian suatu museum/hall di Kompleks Angkor.

Lebih lanjutnya, selama ini dukungan kerjasama telah terjalin dengan Pemerintah Kamboja diantaranya di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pertahanan dan civil aviation, serta secara khusus bantuan yang diberikan pada saat musibah bencana gempa dan tsunami di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah dan Banten-Lampung.

Tujuan keikutsertaan Indonesia pada acara ini adalah untuk memperkenalkan budaya Indonesia yang beragam, toleran, penuh nilai keluhuran sosial budaya dan modern kepada masyarakat Kamboja dan sebaliknya.

“Pemerintah Indonesia memandang penting dan strategis akan arti pelaksanaan acara hari ini, dan untuk itu kami mengharapkan agar pada kunjungan saya ini kita dapat lebih mendorong upaya implementasi nyata dan bermanfaat atas MoU Kerja Sama Kebudayaan dan MoU on Sister Temple Province yang telah kita miliki,” kata Menko Puan.

Acara Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja ini dimeriahkan dengan pertunjukan budaya angklung-kolintang dari Pusbudi Nusantara dan juga Gending Sriwijaya dari Kinarya GSP.

Pagelaran Budaya 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja turut dihadiri oleh Raja Kamboja, Paduka Preah Bat Samdech Preah Boromneath Norodom Sihamoni; Deputi Perdana Menteri/Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kerajaan Kamboja, Prak Sokhon; Ketua Senat Kerajaan Kamboja, Samdech Say Chhum; Kebudayaan dan Sen Rupa Kerajaan Kamboja, Phoeurng Sackona; Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng; Guruh Soekarnoputra; dan beberapa perwakilan lainnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com