Mendagri RI Minta Kepala Daerah Wujudkan Pengembangan Smart City

Home / Berita / Mendagri RI Minta Kepala Daerah Wujudkan Pengembangan Smart City
Mendagri RI Minta Kepala Daerah Wujudkan Pengembangan Smart City Mendagri RI, Tjahjo Kumolo. (dok/TI)

TIMESBALI, JAKARTAMendagri RI Tjahjo Kumolo meminta para kepala daerah mengambil langkah strategis guna mewujudkan pengembangan 100 smart city

"Semua kepala daerah harus berani mengambil inovasi sekecil apapun demi kepentingan masyarakat dan daerah," ujar Tjahjo saat membuka Gerakan Menuju 100 Smart City di Hotel Santika Premiere, Mangga Besar, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Kata dia, Smart City bukan sekadar menerapkan sistem informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, melainkan harus bisa menjadi kota yang berprestasi. Kota-kota itu diharapkan bisa memelopori daerah-daerah lainnya untuk sama-sama menjadi kota berprestasi.

Namun begitu, kata Tjahjo, masih ada kepala daerah yang gengsi meniru kesuksesan daerah lain. Hal ini menjadi kendala kemajuan suatu daerah, khususnya untuk mengembangkan program smart city.

"Banyak kendalanya, karena ada gengsi sebuah kepala daerah atau beberapa daerah yang segan atau tidak mau untuk meniru daerah lain yang sudah berprestasi," ungkap Tjahjo.

Dikatakan, salah satu strategi untuk mewujudkan Gerakan Menuju 100 Smart City itu adalah mendorong pemerintah kabupaten/kota melakukan percepatan penyelesaian Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Saat ini baru ada 51 Perda RDTR.

"Saat ini terdapat 51 Perda RDTR yang telah disusun dan ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/kota dari yang seharusnya 1.838 RDTR yang harus ditetapkan secara nasional," papar dia.

Tjahjo juga menyebut beberapa kota yang masuk gerakan tersebut di antaranya DKI Jakarta dan Bandung. Dari 100 kabupaten/kota itu, ada 13 kabupaten/kota yang sudah menetapkan RDTR.

"Saya mengimbau agar kepala daerah beserta jajarannya segera mengambil langkah langkah strategis untuk mendorong terlaksananya pengembangan 100 smart city) di kabupaten kota yang ada di seluruh Indonesia," tandas Mendagri RI Tjahjo Kumolo. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com