Penting! Ini Perbedaan Disinfektan dan Antiseptik

Home / Gaya Hidup / Penting! Ini Perbedaan Disinfektan dan Antiseptik
Penting! Ini Perbedaan Disinfektan dan Antiseptik ILUSTRASI - Penyemprotan cairan Disinfektan. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESBALI, JAKARTA – Beragam cara tengah dilakukan untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19, dengan menggunakan antiseptik dan disinfektan. Produk-produk mengandung antiseptik dan disinfektan pun kini diburu banyak orang di pasaran.

Kedua zat ini memiliki fungsi  membunuh virus, bakteri dan  kuman. Namun, penggunaannya sangat berbeda dan perlu untuk diketahui masyarakat.

Seperti dikutip dari Health Line, antisepsi adalah zat yang mampu memperlambat perkembangan mikroorganisme. Antiseptik biasanya digunakan di rumah sakit untuk mengurangi risiko infeksi saat operasi atau prosedur medis lainnya.

Jenis antiseptik pun beragam untuk keperluan medis. Antiseptik pun dibagi menjadi dua untuk operasi dan non-operasi. Untuk operasi

biasanya memiliki bahan-bahan khusus dan berwarna oranye. Penggunaannya digosokkan pada tangan hingga lengan.

Sementara antiseptik untuk non-operasi biasanya berbentuk cairan bening atau terkadang biru muda, berupa hand rub (cairan atau gel untuk digosokkan ke tangan), sabun cuci tangan dan alcohol swabs. Ada pula antiseptik yang dijual di pasaran, salah satu contohnya hand sanitizer, tapi ada juga yang berupa tisu basah, spray dan obat luka.

Sedangkan, disinfektan merupakan zat atau proses membunuh kuman, virus atau mikroorganisme yang menyebabkan infeksi dan penyakit pada benda mati. Kebanyakan disinfektan mengandun bahan kimia keras dan beracun, sehingga dilarang digunakan pada kulit atau tubuh manusia atau makhluk hidup lainnya.

Seperti yang dikutip dari cancer.gov, disinfektan memiliki kandungan bahan hidrogen peroksida dan sodium hipoklorit. Bahan aktif ini juga umum terkandung pada cairan pemutih ini efektif membunuh virus, bakteri dan jamur, 10-60 menit setelah disemprotkan pada permukaan benda keras.

Dalam masa pencegahan penyebaran Corona atau Covid-19 saat ini, antiseptik atau hand sanitizer yang digunakan sering kali disebut disinfektan kulit. Penggunaannya pun digunakan untuk tangan. Sedangkan disinfektan dipakai untuk membunuh kuman di permukaan benda mati. Misalnya meja, kursi, pegangan pintu, gagang pintu, saklar, remote, dan sebagainya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com