Pilkada Kota Batu 2017

Ini Faktor Kemenangan Dewanti - Punjul Menurut LSI

Home / Berita / Ini Faktor Kemenangan Dewanti - Punjul Menurut LSI
Ini Faktor Kemenangan Dewanti - Punjul Menurut LSI Pasangan calon (paslon) Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso. (Foto: Istimewa)

TIMESBALI, BATU – Dominasi perolehan suara pasangan calon (paslon) Dewanti Rumpoko - Punjul Santoso dalam Pilkada Kota Batu tidak mengagetkan. Beberapa kali survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI), posisi paslon nomor urut 2 ini selalu berada pada kisaran 45 hingga 47 persen.‎

Direktur Citra Komunikasi LSI (Denny JA), Toto Izul Fatah menjelaskan bahwa penurunan hingga 44 persen, sesuai hasil hitung cepat (quick count) yang dirilis, dianggap wajar. Alasannya, paslon lain sebagai kompetitor pasti akan bergerak untuk meraih suara.

Perolehan suara signifikan diraih paslon Rudi-Sujono Djonet. "Di awal survei, pasangan ini meraih tingkat elektabilitas 5,4 persen, naik menjadi 15 persen dan saat ini bertambah menjadi 20,67 persen," jelasnya kepada awak media, Rabu (15/2/2017) di Hotel Asida, Kota Batu.‎

Analisis LSI, lanjutnya, pemicu kemenangan pasangan yang diusung PDI Perjuangan unggul karena sosok Dewanti yang adalah istri Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu saat ini.‎

‎"80 persen warga Kota Batu merasa puas dengan capaian kinerja Eddy Rumpoko," ujarnya.‎

Kepuasan kinerja Wali Kota Batu ini berdampak positif secara elektoral terhadap Dewanti. Dijelaskannya, ada kekhawatiran publik apabila pucuk pimpinan berada di luar lingkaran Walikota terkait kesinambungan pembangunan Kota Batu.

Keunggulan Dewanti - Punjul juga dapat dilihat dari segmentasi demografis. Paslon ini merata di semua segmen, menandakan keunggulan yang konsisten hingga masa pemungutan suara.‎

Selain itu, popularitas yang disandang Dewanti menjadi modal kuat bagi keunggulan dalam Pilkada Kota Batu. 

"Popularitas Dewanti di atas 90 persen, sementara lainnya di bawah 50 persen. Wajar jika dia berpotensi unggul," terangnya.

Faktor lainnya yang berpengaruh pada kemenangan paslon ini adalah pemilih militan mencapai 30 persen. "Sekalipun dia (Dewanti) diam, suaranya nggak akan kurang dari 30 persen," tandasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com