Penyakit Psoriasis, Apa dan Bagaimana Penangananya?

Home / Gaya Hidup / Penyakit Psoriasis, Apa dan Bagaimana Penangananya?
Penyakit Psoriasis, Apa dan Bagaimana Penangananya? ILUSTRASI: Penyakit Psoriasis. (Foto: Lihat.co.id)

TIMESBALI, JAKARTA – Psoriasis nama itu beberapa waktu belakangan sering terdengar. Ya, isteri Caesar 'YKS' Indadari mengidap penyakit psoriasis. 

Psoriasis merupakan  salah satu jenis gangguan autoimun. Sistem kekebalan tubuh yang keliru 'menyerang' sel-sel kulit yang sehat. 

Menurut dr. Ratna Komala Dewi, Sp.KK., psoriaris bukan disebabkan karena kontak langsung dengan penderita atau genetika. Alias bukan penyakit menular.

"Itu sejenis penyakit autoimun, jadi karena tubuhnya sendiri. Bukan karena bersentuhan dengan penderita psoriasis  atau keturunan," paparnya di RKD'S di Ciracas, Jakarta Timur.

Psoriasis memiliki ciri kulit yang menebal di beberapa bagian tubuh. Pada mulanya psoriasis hanya berupa ruam merah saja. Banyak yang belum memahami jika ruam tersebut adalah gejala awal gangguan imunitas tubuh.

Psoriasis bisa muncul di siku, lutut, jari tangan dan lipatan-lipatan tubuh lainnya. Tidak menutup kemungkinan pada beberapa kasus psoriasis juga menyerang seluruh bagian tubuh lainnya.

Penebalan kulit akibat penyakit ini menyebabkan penyandang psoriasis mengalami regenerasi kulit yang sangat cepat.

"Normalnya kulit itu beregenerasi sekitar 28 hari, tapi pada penderita psoriasis sangat cepat, baru beberapa hari saja sudah tumbuh yang baru sehingga menumpuk," jelasnya.

Namun jangan khawatir, meski tergolong penyakit autoimun, psoriasis tidak berbahaya. Psoriasis berbeda dengan penyakit autoimun lainnya.

"Mirip (dengan penyakit lupus), karena sama-sama autoimun. Tapi bedanya, kalau lupus mematikan, psoriasis tidak. Hanya menimbulkan rasa tidak nyaman saja," jelasnya lagi.

Psoriasis memang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dicegah. Pengidap psoriasis harus bisa menjaga daya tahan tubuh dan menghindari stres.

"Tergantung bagaimana daya tahan tubuhnya. Dia harus bisa mengelola stresnya," pungkasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com